Jersey Koleksi Kreasi Kaos 2021

Jersey Koleksi Kreasi Kaos 2021

Dalam sepakbola, salah satu hal yang paling penting adalah tim harus terlihat berbeda dengan tim lain di lapangan. Satu-satunya cara untuk mengatasinya adalah dengan seragam yang berbeda.

Pada periode Victoria (1857-1899), sepakbola adalah permainan yang terpaku dalam mencari cara memasukkan bola ke gawang lawan. Peraturan yang rigid seperti jumlah pemain, waktu pertandingan, hingga kostum pemain belum tertata seperti saat ini. Singkatnya, permainan sepakbola perlahan menemukan bentuk permainan dan aturan yang melekat di dalamnya. Masalah lain kemudian muncul. Saat itu, FA Cup sudah diperkenalkan. Kedua tim yang berjumpa menemui kesulitan untuk mengenali rekan-rekan setimnya di lapangan karena pakaian tim yang tidak teratur. Hasilnya, FA mengeluarkan keputusan terkait kostum pemain.

 

Mahalnya biaya pembuatan kostum sepakbola menyebabkan populernya jersey berwarna putih karena lebih mudah dan murah untuk didapatkan berbagai kalangan. Lambat laun, warna jersey menjadi simbol identitas sebuah tim hingga saat ini.

Berbagai tim pun berlomba-lomba membuat desainnya sendiri sebagai ciri khas. Namun, tidak sedikit juga tim yang mengadaptasi bahkan memakai corak tim lain.

Pada 1909, siswa sekolah Juan Elodruy di Bilbao membawa 50 potong jersey dengan corak garis merah-putih milik Southampton dari Inggris ke Spanyol menggunakan kapal. Beberapa tahun kemudian, para siswa tersebut membuka cabang klub sepakbola bernama Athletic de Madrid.

Lebih dari seratus tahun kemudian, dua klub sepakbola siswa yang berevolusi menjadi Athletic Bilbao dan Atletico Madrid itu masih menggunakan corak kostum yang sama hingga detik ini.

Hal serupa juga terjadi pada jersey Barcelona yang berwarna biru dan merah. Sang pembentuk klub, Joan Gamper merupakan pria kelahiran Swiss yang pernah bermain di klub FC Basel dengan warna kostum yang sama. Hingga kini, desain jersey Barcelona dan Basel masih senada.

Identitas klub berdasarkan warna kostum semakin mendarah daging ke tubuh penggemar. Laga final Piala FA antara Newcastle melawan Liverpool tahun 1974 diklaim menjadi momen pertama seorang suporter memakai kostum tim untuk menonton pertandingan di stadion.

Dalam sebuah foto pertandingan, terlihat dua orang pendukung Newcastle mamakai kostum hitam-putih khas The Magpies. Meski demikian, Liverpool keluar sebagai juara dengan skor 3-0. Sejak saat itu, jersey tiruan untuk supporter terus diproduksi oleh manajemen tim hingga menjadi salah satu tulang punggung sebuah pemasukan klub.

Tak ayal di era sepakbola modern, penjualan jersey adalah taktik bisnis untuk meraup keuntungan. Saat Juventus membeli Cristiano Ronaldo dari Real Madrid dengan nilai 100 juta euro pada 2018 lalu, Bleacher Report melaporkan klub berjuluk Bianconeri itu mencatat penjualan 51 juta euro hanya dalam waktu satu hari. Alhasil, Juventus hanya memerlukan 2×24 jam untuk balik modal.

Hal serupa terjadi pada Manchester United (MU) ketika membeli Paul Pogba dengan banderol 93 juta poundsterling tahun 2016. Meski banyak menuai kecaman karena merekrut bekas pemain dengan harga tinggi, MU banjir pesanan jersey dan berhasil meraup omzet 190 juta poundsterling dalam waktu sekejap.

Kualitas Jersey di Kreasikaos.com

Kreasikaos melakukan kurasi terhadap bahan jersey aynag akan digunakan dengan berbagai pertimbangan

  • Kenyaman Bahan Saat digunakan
  • Tinta yang digunakan untuk mencetak
  • kerapiaj jahitan jersey juga menjadi pertimbangan
  • kecepatan masa produksi

Maka jangan ragu untuk berbelanja di kreasikoas.com

kreasikaos

3 Comments

  • If I wore it with ordinary shorts, you probably wouldnt be able to see the shorts at all – completely hidden by the shirt. It needs to be 4 to 5 inches shorter in terms of length to suit me. I have many RL polo shirts, and this one is by far the longest. I dont understand why.

    • My husband always says that the Lauren polos fit better and last longer than any other brand.I love the new “heathered” color and the price is always excellent through shop

  • I am 6 feet tall and 220 lbs. This shirt fit me perfectly in the chest and shoulders. My only complaint is that it is so long! I like to wear polo shirts untucked. This shirt goes completely past my rear end. If I wore it with ordinary shorts, you probably wouldnt be able to see the shorts at all – completely hidden by the shirt. It needs to be 4 to 5 inches shorter in terms of length to suit me. I have many RL polo shirts, and this one is by far the longest. I dont understand why.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.